Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Bank Jatim Dukung Suksesnya Misi Dagang Jatim–NTT, Perkuat Sinergi UMKM dan Kolaborasi Antar-BPD

Bank Jatim Dukung Suksesnya Misi Dagang Jatim–NTT, Perkuat Sinergi UMKM dan Kolaborasi Antar-BPD

  • account_circle Muha
  • calendar_month Sen, 17 Nov 2025
Dok. Bank Jatim

Majalahmerahputih.com- Gelaran Misi Dagang dan Investasi Pemerintah Provinsi Jawa Timur di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali mencatatkan kesuksesan besar. Sebagai BUMD terbesar di Jawa Timur, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) menunjukkan dukungan penuh terhadap program tersebut dengan mengikutsertakan UMKM binaan serta menggandeng Bank NTT melalui penandatanganan tiga kerja sama strategis.

Acara ini dihadiri Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Wakil Gubernur NTT Johni, Direktur Utama Bank Jatim Winardi Legowo, Wakil Direktur Utama R. Arief Wicaksono, serta Direktur Keuangan, Treasury & Global Services RM Wahyukusumo Wisnubroto.

Direktur Utama Bank Jatim, Winardi Legowo, menjelaskan bahwa misi dagang menjadi ruang penting untuk mempertemukan pelaku UMKM dari dua provinsi dengan pembeli potensial. Selain mendorong pemasaran lintas daerah, kegiatan ini juga memperkuat hubungan sosial budaya antarwilayah.

“Kami terus berupaya membantu mengatasi permasalahan UMKM, mulai dari akses pemasaran, pembiayaan hingga pendampingan. Salah satu misi kami di kegiatan ini adalah membantu UMKM binaan memperluas jaringan pasar serta mendukung pemerintah memperkuat perdagangan antara Jawa Timur dan NTT,” ujar Winardi, Minggu (16/11/2025).

Tiga UMKM binaan Bank Jatim turut meramaikan acara tersebut, yakni Rumah Kue Obby (kue kering), Rambak Pak Djarwo (kerupuk rambak), dan Capem Asembagus (batik). Produk-produk unggulan ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan pasar dan membuka peluang perdagangan baru di NTT.

Sebagai tindak lanjut Kelompok Usaha Bank (KUB), Bank Jatim dan Bank NTT menandatangani tiga perjanjian penting, yaitu:

  1. Nota kesepahaman pemanfaatan bersama produk, layanan, channel, dan kapabilitas
  2. Perjanjian kerja sama layanan prioritas
  3. Perjanjian penggunaan jasa kustodian

Bank Jatim juga memberikan asistensi kepada Bank NTT terkait pengembangan layanan prioritas, termasuk pengurusan kartu ATM Prioritas, kerja sama dengan merchant prioritas, serta pemenuhan dokumen regulator. Dalam perjanjian jasa kustodian, Bank Jatim bertindak sebagai kustodian, sementara Bank NTT menjadi nasabah yang memanfaatkan layanan administrasi efek.

“Melalui kerja sama strategis ini, kami yakin dapat memperkuat ketahanan ekonomi, memperluas jangkauan layanan keuangan, dan membangun fondasi ekonomi yang lebih tangguh di kawasan timur Indonesia,” terang Winardi.

Ia menegaskan bahwa kerja sama KUB tidak hanya memperluas jaringan bisnis, melainkan juga meningkatkan kapasitas pembiayaan pembangunan dan pemerataan ekonomi.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa ikut memberikan apresiasi atas kolaborasi kedua BPD tersebut. Menurutnya, kerja sama ini merupakan wujud sinergi kelembagaan yang kuat dan telah melalui pengawasan ketat OJK.

“Langkah ini adalah komitmen besar Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam memperkuat ekosistem ekonomi regional melalui kolaborasi antarbank daerah,” kata Khofifah.

Misi dagang Jatim–NTT tahun ini kembali mencatatkan sejarah. Dalam satu hari gelaran, nilai transaksi yang tercipta mencapai Rp1,882 triliun, tertinggi dari total 46 kali pelaksanaan misi dagang Jawa Timur di berbagai provinsi.

Khofifah menyebut capaian tersebut tidak terlepas dari hubungan harmonis antara masyarakat Jatim dan NTT, serta aktivitas pelaku usaha Jatim yang sangat dinamis di wilayah tersebut.

“Kekuatan ekonomi antarwilayah ini luar biasa. Banyak pelaku usaha dari Lamongan, Madura, hingga Banyuwangi yang aktif di sektor kuliner dan lainnya. Ini bukti kuatnya simbiosis antara penjual dan pembeli,” ujarnya.

Berbagai komoditas mencatat transaksi signifikan, meliputi: pangan, peternakan, perikanan, pertanian, logistik, peralatan industri, material konstruksi.

Kesuksesan misi dagang ini membuktikan bahwa konektivitas ekonomi Jawa Timur dan NTT semakin kuat, membuka peluang baru bagi UMKM serta memperluas kerja sama strategis antarbank daerah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan.

  • Penulis: Muha
expand_less