Berita Terkini
light_mode
Beranda » Nasional » International Nurses Day 2026, Plt. Bupati Bekasi: Perawat Garda Terdepan Pelayanan Kesehatan

International Nurses Day 2026, Plt. Bupati Bekasi: Perawat Garda Terdepan Pelayanan Kesehatan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Dok. Humas Pemkab Bekasi

MAJALAHMERAHPUTIH.COM – KAB. BEKASI –  Pelaksana Tugas Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja mengajak perawat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat saat membuka International Nurses Day 2026 tingkat Jawa Barat di Plaza Pemda Bekasi, Cikarang Pusat, 16/5/2026.

Kegiatan tersebut diikuti perwakilan Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perawat Nasional Indonesia dari 27 kabupaten dan kota se-Jawa Barat dengan rangkaian senam bersama serta pertemuan organisasi profesi keperawatan.

Kabupaten Bekasi ditunjuk menjadi tuan rumah peringatan Hari Perawat Internasional 2026 yang dipusatkan di kawasan Plaza Pemerintah Kabupaten Bekasi dan Gedung Swatantra Wibawa Mukti.

Asep menyampaikan, Kabupaten Bekasi sebagai kawasan industri besar dengan jumlah penduduk tinggi membutuhkan tenaga perawat yang profesional, adaptif, dan humanis untuk menghadapi tantangan pelayanan kesehatan yang semakin kompleks.

“Momentum International Nurses Day 2026 dapat semakin memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Bekasi dengan organisasi profesi keperawatan, khususnya PPNI Kabupaten Bekasi, dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat,” ujar Asep.

Ia mendorong seluruh perawat terus meningkatkan kompetensi dan mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan serta teknologi kesehatan agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal.

Menurutnya, perawat memiliki peran penting tidak hanya sebagai tenaga medis, tetapi juga pendamping pasien dan penguat harapan bagi masyarakat yang sedang menjalani pengobatan.

“Perawat bukan hanya pelaksana pelayanan kesehatan, tetapi juga sahabat masyarakat, pendamping pasien, sekaligus penguat harapan bagi mereka yang sedang berjuang untuk sembuh,” tuturnya.

Pemerintah Kabupaten Bekasi juga menilai kualitas pelayanan kesehatan sangat dipengaruhi kemampuan, kapasitas, dan kesejahteraan tenaga perawat di fasilitas kesehatan.

Asep berharap pelayanan kesehatan di Kabupaten Bekasi terus mengedepankan pendekatan profesional dan humanis sehingga masyarakat mendapatkan layanan yang cepat dan nyaman.

Ketua Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perawat Nasional Indonesia Kabupaten Bekasi LB Jaenabun menyebut peserta kegiatan dari Kabupaten Bekasi mencapai 338 orang yang berasal dari Dewan Pengurus Komisariat di berbagai wilayah.

Peserta dari Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perawat Nasional Indonesia se-Jawa Barat yang hadir tercatat sebanyak 126 orang dari 27 kabupaten dan kota, sedangkan peserta dari Dewan Pengurus Wilayah Persatuan Perawat Nasional Indonesia Jawa Barat mencapai 62 orang.

  • Penulis: Redaksi
expand_less