Bio Farma Dukung Vaksinasi Hepatitis B untuk Pasien Hemodialisa di RSCM
- account_circle Muha
- calendar_month Sab, 4 Okt 2025

majalahmerahputih.com – PT Bio Farma (Persero), sebagai BUMN farmasi dan anggota Holding BUMN Farmasi, kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ketahanan kesehatan nasional. Bersama Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) dan Perhimpunan Nefrologi Indonesia (PERNEFRI), Bio Farma mendukung penyelenggaraan Seminar dan Vaksinasi Hepatitis B untuk Pasien Hemodialisa bertema “Let’s Break It Down, Together We Can” di RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo, Jakarta (24/9).
Program ini menjadi bagian dari upaya eliminasi Hepatitis B di Indonesia, sejalan dengan target pemerintah dalam program kesehatan prioritas nasional. Pasien hemodialisa diketahui memiliki risiko tinggi terpapar virus Hepatitis B (VHB), Hepatitis C (VHC), maupun HIV akibat paparan darah berulang. Karena itu, vaksinasi Hepatitis B menjadi salah satu langkah paling efektif untuk melindungi pasien serta tenaga kesehatan di lingkungan rumah sakit.
Dalam kegiatan tersebut, Bio Farma memberikan dukungan berupa vaksin Hepatitis B serta layanan skrining HBsAg dan Anti-HBs bagi 20 pasien hemodialisa. Inisiatif ini menegaskan peran Bio Farma sebagai garda depan dalam memperluas akses kesehatan dan mendukung masyarakat yang membutuhkan layanan medis berkelanjutan.
Direktur Sales PT Bio Farma (Persero), Kamelia Faisal, menyampaikan bahwa vaksinasi Hepatitis B merupakan bentuk nyata kontribusi BUMN Farmasi terhadap masyarakat.
“Sebagai BUMN Farmasi, Bio Farma memiliki mandat untuk menghadirkan solusi kesehatan yang bermanfaat bagi masyarakat luas. Vaksinasi Hepatitis B tidak hanya melindungi pasien gagal ginjal yang menjalani hemodialisa, tetapi juga memberikan perlindungan kepada keluarga dan tenaga kesehatan. Kami berharap kolaborasi dengan PAPDI dan PERNEFRI dapat terus berlanjut demi mewujudkan Indonesia yang lebih sehat dan berdaya,” ujar Kamelia.
Kegiatan ini turut didukung oleh Kementerian Kesehatan RI, yang menegaskan keselarasan program dengan agenda nasional, termasuk program Cek Kesehatan Gratis (CKG) sebagai bagian dari Asta Cita Presiden RI, Prabowo Subianto.
Dari pihak rumah sakit, jajaran RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo menekankan pentingnya vaksinasi sebagai upaya pencegahan bagi pasien berisiko tinggi. Sementara PAPDI memastikan komitmennya untuk terus menjadi mitra strategis dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui edukasi dan intervensi medis yang tepat sasaran.
Melalui kolaborasi ini, Bio Farma tak hanya berperan sebagai produsen vaksin, tetapi juga sebagai mitra aktif pemerintah dalam memperkuat sistem kesehatan nasional. Sinergi antara dunia usaha, organisasi profesi, dan pemerintah ini diharapkan dapat mempercepat upaya eliminasi Hepatitis B di Indonesia dan memperkuat fondasi menuju masyarakat yang lebih sehat dan tangguh.
- Penulis: Muha

