Berita Terkini
light_mode
Beranda » Nasional » Direktur PLN Suroso Isnandar Terpilih Jadi Anggota MWA UGM Periode 2026–2031

Direktur PLN Suroso Isnandar Terpilih Jadi Anggota MWA UGM Periode 2026–2031

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month 19 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Keterangan Foto: Suroso Isnandar, Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PT PLN (Persero).

Majalahmerahputih.com, Yogyakarta, 24 April 2026 – Suroso Isnandar, Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PT PLN (Persero), terpilih menjadi anggota Majelis Wali Amanat (MWA) Universitas Gadjah Mada periode 2026–2031. Penetapan tersebut dilakukan melalui Rapat Pleno Khusus Senat Akademik UGM pada Jumat, 24 April 2026.

Pemilihan anggota MWA ini merupakan bagian dari proses pergantian kepengurusan untuk masa bakti lima tahun ke depan. Sebanyak 16 anggota Majelis Wali Amanat (MWA) Universitas Gadjah Mada periode 2026–2031 resmi ditetapkan dalam rapat tersebut.

Menanggapi amanah tersebut, Suroso Isnandar menyampaikan rasa syukur dan komitmennya untuk turut berkontribusi dalam pengembangan universitas.

“Merupakan kehormatan bagi saya dapat dipercaya menjadi bagian dari Majelis Wali Amanat UGM. Saya siap memberikan kontribusi terbaik untuk mendukung kemajuan UGM sebagai perguruan tinggi unggulan yang memberi manfaat luas bagi bangsa,” ujar Suroso.

Ketua Ad Hoc Pemilihan Anggota MWA, Prof. Dr. Eng. Ir. Deendarlianto, S.T., M.Eng., menyampaikan bahwa seluruh proses pemilihan telah dilaksanakan sesuai regulasi yang berlaku dan mendapat persetujuan anggota pleno.

“Sebanyak 82 anggota Senat Akademik UGM telah memberikan suara dari total 88 anggota, dan seluruh tahapan sudah dilaksanakan sesuai aturan yang ditetapkan,” ujarnya.

Proses pemilihan anggota dilakukan melalui tahapan penjaringan, seleksi, dan pemungutan suara sesuai ketentuan yang berlaku. Anggota MWA terpilih akan menjalankan tugas untuk periode 2026–2031 sesuai mandat dalam tata kelola Universitas Gadjah Mada.

Deendarlianto menjelaskan, 16 anggota MWA UGM yang baru berasal dari berbagai unsur, yakni tokoh masyarakat, alumni, dosen non guru besar, dosen guru besar, mahasiswa, serta tenaga kependidikan. Komposisi ini diharapkan mampu memperkuat peran MWA dalam mengawal arah kebijakan UGM ke depan.

MWA merupakan salah satu organ penting di UGM yang memiliki peran strategis dalam penetapan kebijakan umum universitas, pengawasan bidang non-akademik, serta mendukung arah pengembangan institusi.

  • Penulis: Redaksi
expand_less